JAKARTA - Kereta Rel Listrik (KRL) relasi Yogyakarta–Palur atau yang lebih dikenal sebagai KRL Jogja–Solo terus menjadi pilihan utama masyarakat dalam memenuhi kebutuhan perjalanan harian.
Moda transportasi ini menghubungkan wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dengan sejumlah kota dan kabupaten di Jawa Tengah, termasuk Klaten hingga Surakarta. Keberadaan KRL dinilai efektif dalam menunjang mobilitas pekerja, pelajar, serta masyarakat umum yang beraktivitas lintas wilayah.
Dengan waktu tempuh yang relatif singkat dan jadwal keberangkatan yang teratur, KRL Jogja–Solo menawarkan kepastian perjalanan yang sulit ditandingi moda transportasi darat lainnya.
Setiap harinya, layanan ini beroperasi secara berkala dengan selang waktu keberangkatan sekitar 60 hingga 90 menit, menyesuaikan dengan pola kepadatan penumpang. Pada jam-jam sibuk pagi dan sore hari, frekuensi perjalanan menjadi salah satu faktor penting dalam mengurai kepadatan lalu lintas di jalur darat.
PT KAI Commuter sebagai operator terus melakukan penyesuaian jadwal berdasarkan dinamika mobilitas masyarakat. Oleh karena itu, penumpang disarankan untuk selalu mencermati jadwal perjalanan terbaru agar aktivitas perjalanan berjalan lancar tanpa kendala keterlambatan.
Jangkauan Wilayah dan Stasiun Pemberhentian KRL Jogja–Solo
KRL Jogja–Solo melintasi berbagai stasiun strategis yang tersebar di wilayah Yogyakarta, Klaten, hingga Surakarta. Rangkaian stasiun tersebut menjadi simpul penting yang menghubungkan kawasan permukiman, pusat pendidikan, kawasan industri, serta pusat ekonomi regional.
Rute perjalanan dimulai dari Stasiun Yogyakarta dan Stasiun Lempuyangan sebagai titik keberangkatan utama di wilayah DIY. Kereta kemudian melaju ke Stasiun Maguwo, Brambanan, Srowot, dan Klaten sebelum memasuki wilayah Solo Raya. Di wilayah ini, KRL berhenti di Stasiun Ceper, Delanggu, Gawok, Purwosari, Solo Balapan, Solo Jebres, hingga berakhir di Stasiun Palur.
Dengan cakupan stasiun yang cukup luas, KRL Jogja–Solo tidak hanya melayani perjalanan antarkota, tetapi juga menjadi sarana transportasi komuter bagi masyarakat di kawasan penyangga. Hal ini menjadikan KRL sebagai tulang punggung transportasi publik regional yang efisien dan terjangkau.
Jadwal Keberangkatan KRL Jogja–Solo Senin 9 Februari 2026
Berdasarkan informasi resmi PT KAI Commuter, berikut jadwal keberangkatan KRL Jogja–Solo untuk Senin, 9 Februari 2026, yang berlaku dari pagi hingga malam hari.
Keberangkatan dari Stasiun Yogyakarta tersedia pada pukul 05.30 WIB, 06.50 WIB, 07.40 WIB, 08.50 WIB, 10.25 WIB, 11.57 WIB, 13.05 WIB, 15.20 WIB, 16.30 WIB, 17.45 WIB, 20.16 WIB, dan 22.35 WIB.
Dari Stasiun Lempuyangan, kereta berangkat pada pukul 05.36 WIB, 06.55 WIB, 07.46 WIB, 08.55 WIB, 10.31 WIB, 12.02 WIB, 13.11 WIB, 15.25 WIB, 16.35 WIB, 17.50 WIB, 20.21 WIB, dan 22.42 WIB.
Perjalanan berlanjut melalui Stasiun Maguwo, Brambanan, Srowot, hingga Klaten dengan jadwal yang menyesuaikan waktu tempuh antarstasiun. Kereta terakhir dari Stasiun Klaten menuju Palur berangkat pada pukul 23.12 WIB.
Tiba di Stasiun Palur sebagai tujuan akhir, jadwal kedatangan terakhir tercatat pada pukul 00.01 WIB. Rentang jadwal yang panjang ini memberikan fleksibilitas bagi penumpang dengan kebutuhan perjalanan pagi, siang, maupun malam hari.
Tarif dan Metode Pembayaran KRL Jogja–Solo
Untuk menggunakan layanan KRL Jogja–Solo, penumpang dikenakan tarif flat sebesar Rp8.000 untuk sekali perjalanan. Tarif ini berlaku untuk seluruh rute, baik perjalanan jarak dekat maupun jarak jauh dari Yogyakarta hingga Palur.
Pembayaran dapat dilakukan menggunakan kartu perjalanan KAI Commuter, kartu uang elektronik perbankan, maupun melalui pemindaian kode QR dari dompet digital yang telah bekerja sama. Sistem pembayaran nontunai ini diterapkan untuk mempercepat proses masuk peron sekaligus meningkatkan kenyamanan penumpang.
Dengan tarif yang terjangkau, KRL Jogja–Solo menjadi solusi transportasi publik yang ekonomis, terutama bagi masyarakat yang melakukan perjalanan rutin setiap hari.
Imbauan bagi Penumpang agar Perjalanan Lebih Nyaman
Agar perjalanan menggunakan KRL Jogja–Solo berlangsung nyaman, calon penumpang diimbau untuk datang lebih awal ke stasiun dan menyesuaikan jadwal keberangkatan dengan agenda masing-masing. Memperhatikan jam-jam sibuk juga penting untuk menghindari kepadatan di dalam kereta.
Penumpang diharapkan tetap mematuhi aturan keselamatan dan ketertiban selama berada di area stasiun maupun di dalam rangkaian kereta.
Dengan kerja sama antara operator dan pengguna jasa, layanan KRL Jogja–Solo diharapkan terus menjadi moda transportasi andalan yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi masyarakat di Yogyakarta dan Jawa Tengah.