JAKARTA - Aktivitas pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta kembali mendapat dukungan transportasi publik.
Layanan Bus Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) rute Malioboro–Pantai Parangtritis resmi beroperasi mulai Senin, 9 Februari 2026.
Kehadiran moda angkutan ini menjadi solusi mobilitas bagi wisatawan maupun masyarakat yang ingin menjangkau kawasan pesisir selatan Bantul secara langsung dari pusat Kota Yogyakarta. Dengan tarif Rp12.000 per perjalanan, layanan ini menawarkan kemudahan akses tanpa harus bergantung pada kendaraan pribadi.
Bus KSPN dirancang untuk menghubungkan destinasi wisata unggulan dengan simpul aktivitas perkotaan. Malioboro sebagai pusat wisata belanja, budaya, dan kuliner dipadukan dengan Pantai Parangtritis yang menjadi ikon wisata bahari Yogyakarta.
Konektivitas ini diharapkan memperkuat pengalaman wisata yang lebih terintegrasi, sekaligus memberikan alternatif transportasi yang efisien, terjangkau, dan nyaman bagi pengunjung.
Pengoperasian kembali layanan ini juga menjadi sinyal positif bagi pemulihan dan pertumbuhan sektor pariwisata DIY. Seiring meningkatnya arus kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara, kehadiran transportasi publik yang terjadwal dan terkelola dengan baik menjadi kebutuhan penting dalam menjaga kelancaran mobilitas.
Kolaborasi Pengelolaan untuk Layanan Wisata Publik
Layanan Bus KSPN rute Malioboro–Pantai Parangtritis dikelola oleh Dinas Perhubungan DIY bekerja sama dengan PO Sinar Jaya. Kolaborasi ini bertujuan memastikan standar pelayanan angkutan wisata yang aman, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Pengelolaan terintegrasi tersebut memungkinkan pengaturan jadwal, armada, serta pelayanan penumpang dilakukan secara optimal.
Bus KSPN tidak hanya berfungsi sebagai alat transportasi, tetapi juga sebagai bagian dari strategi pengembangan kawasan strategis pariwisata nasional. Dengan pengelolaan yang terkoordinasi, layanan ini diharapkan mampu mendorong pergerakan wisatawan secara merata, mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi, serta menekan potensi kemacetan di jalur wisata favorit.
Selain itu, keberadaan Bus KSPN memberikan nilai tambah bagi wisatawan yang menginginkan perjalanan praktis. Penumpang dapat menikmati perjalanan tanpa perlu memikirkan rute, parkir, maupun kondisi lalu lintas yang padat, terutama pada musim liburan atau akhir pekan.
Dukungan Transportasi Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan
Pengoperasian Bus KSPN juga sejalan dengan upaya pengembangan transportasi publik yang ramah lingkungan di kawasan strategis pariwisata nasional. Dengan mendorong penggunaan angkutan umum, pemerintah daerah berharap dapat mengurangi volume kendaraan pribadi yang menuju kawasan Pantai Parangtritis, sehingga berdampak positif terhadap kelancaran lalu lintas dan kualitas lingkungan.
Skema layanan ini menjadi bagian dari pendekatan transportasi berkelanjutan yang mengedepankan efisiensi energi serta pengurangan emisi. Wisatawan didorong untuk beralih ke moda angkutan massal yang lebih tertata, sekaligus mendukung pengelolaan kawasan wisata yang berwawasan lingkungan.
Keberadaan Bus KSPN juga memberi manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar. Akses transportasi yang lebih mudah dapat meningkatkan kunjungan wisata, memperluas peluang usaha lokal, serta memperkuat perputaran ekonomi di kawasan pesisir selatan Bantul.
Jadwal Keberangkatan yang Disesuaikan Aktivitas Wisata
Untuk menunjang kenyamanan perjalanan, jadwal keberangkatan Bus KSPN disusun merata sejak pagi hingga sore hari. Penyesuaian waktu ini mempertimbangkan pola kunjungan wisatawan yang umumnya memulai perjalanan dari pusat kota pada pagi hari dan kembali pada sore atau menjelang malam.
Berikut jadwal angkutan KSPN rute Malioboro–Pantai Parangtritis pada Senin, 9 Februari 2026.
Keberangkatan dari Malioboro (BI) menuju Pantai Parangtritis:
07.30 WIB
08.30 WIB
09.30 WIB
11.00 WIB
13.00 WIB
14.30 WIB
Keberangkatan dari Terminal Pantai Parangtritis menuju Malioboro (BI):
09.00 WIB
10.00 WIB
11.00 WIB
14.00 WIB
15.30 WIB
17.00 WIB
Jadwal tersebut memberikan fleksibilitas bagi wisatawan untuk menyesuaikan waktu kunjungan. Penumpang dapat memilih keberangkatan pagi untuk menikmati suasana pantai lebih lama, atau memilih jadwal siang dan sore sesuai agenda perjalanan masing-masing.
Alternatif Transportasi Wisata yang Efisien dan Terjangkau
Dengan tarif Rp12.000 per perjalanan, Bus KSPN Malioboro–Pantai Parangtritis menjadi pilihan transportasi wisata yang efisien dan ekonomis. Biaya yang terjangkau ini memungkinkan wisatawan dari berbagai kalangan menikmati perjalanan tanpa beban pengeluaran transportasi yang besar.
Layanan ini juga menjadi jawaban atas kebutuhan wisatawan yang ingin berwisata secara praktis. Tanpa harus menyewa kendaraan atau menggunakan transportasi daring dengan tarif fluktuatif, Bus KSPN menawarkan kepastian harga dan jadwal. Hal ini memberikan rasa aman dan nyaman, terutama bagi wisatawan yang baru pertama kali berkunjung ke Yogyakarta.
Seiring meningkatnya aktivitas pariwisata di wilayah DIY, keberadaan Bus KSPN diharapkan mampu memperkuat sistem transportasi publik berbasis pariwisata.
Dengan layanan yang konsisten, terjadwal, dan terjangkau, Bus KSPN Malioboro–Pantai Parangtritis berpotensi menjadi moda transportasi andalan yang mendukung pariwisata berkelanjutan di Yogyakarta.