BCA

BCA Perkuat Fondasi Digital dengan Dua Sertifikasi Internasional Privasi Data dan AI

BCA Perkuat Fondasi Digital dengan Dua Sertifikasi Internasional Privasi Data dan AI
BCA Perkuat Fondasi Digital dengan Dua Sertifikasi Internasional Privasi Data dan AI

JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali menegaskan posisinya sebagai pionir dalam keamanan digital dan inovasi teknologi di Indonesia dengan meraih dua sertifikasi berstandar internasional, yakni ISO Privasi Data (ISO 27701) dan ISO Manajemen Kecerdasan Buatan (ISO 42001). Pencapaian ini mencerminkan komitmen kuat BCA dalam menjaga privasi nasabah sekaligus memastikan penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dilakukan secara bertanggung jawab.

Komitmen Perlindungan Data Pribadi yang Mendalam
Sertifikasi ISO 27701:2019 yang berhasil diraih BCA berfokus pada sistem manajemen privasi informasi. Standar internasional ini menjadi pedoman bagi organisasi dalam melakukan pengelolaan dan perlindungan data pribadi nasabah secara menyeluruh – mulai dari proses pengumpulan, penyimpanan, pemrosesan, hingga penghapusan data. Hal ini sekaligus membantu memastikan kepatuhan perusahaan terhadap regulasi perlindungan data yang berlaku.

Dalam sambutannya, Direktur BCA, Santoso, menegaskan bahwa pencapaian ini menunjukkan komitmen berkelanjutan perusahaan dalam menjaga kepercayaan nasabah di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Ia menyatakan bahwa kepercayaan nasabah merupakan fondasi utama bagi keberhasilan BCA sehingga perlindungan data menjadi prioritas strategis dalam tata kelola perusahaan.

Standar AI Internasional untuk Etika dan Kepatuhan
Selain itu, BCA juga memperoleh sertifikasi ISO 42001:2023, sebuah standar internasional terbaru yang mengatur sistem manajemen kecerdasan buatan. Standar ini dirancang untuk memastikan bahwa pengembangan dan pemanfaatan AI dilakukan secara etis, transparan, aman, serta bertanggung jawab, dengan tetap mengedepankan prinsip akuntabilitas dan kepatuhan terhadap regulasi.

Menurut Santoso, penerapan standar ISO 42001 bukan hanya sekadar memenuhi persyaratan internasional, tetapi juga menjadi bentuk nyata BCA dalam memperkuat tata kelola teknologi. Dengan demikian, bank dapat menghadirkan inovasi teknologi yang tidak hanya canggih tetapi juga aman dan dapat dipertanggungjawabkan.

Upaya Konsisten dalam Transformasi Digital
Penyerahan sertifikat tersebut dilakukan di Menara BCA Grand Indonesia, Jakarta, pada Jumat, 6 Februari 2026, dengan kehadiran sejumlah petinggi BCA seperti Direktur BCA Santoso serta Senior EVP Group Strategic Information Technology BCA, David Formula.

Langkah strategis ini menjadi bagian dari agenda transformasi digital berkelanjutan BCA, yang tidak hanya berfokus pada kenyamanan dan kemudahan layanan bagi nasabah tetapi juga pada aspek keamanan dan perlindungan. BCA ingin memastikan bahwa inovasi digital yang ditawarkan dapat memberikan rasa aman dan kepercayaan kepada setiap nasabahnya.

Relevansi Sertifikasi dalam Era Digital
Di era di mana ancaman risiko digital semakin berkembang, perlindungan data dan penggunaan AI yang bertanggung jawab menjadi dua aspek penting yang dihadapi lembaga keuangan. Dengan diraihnya kedua sertifikasi internasional ini, BCA memperlihatkan kesiapan dalam menghadapi tantangan tersebut serta menempatkan dirinya sebagai bank yang mengikuti standar global.

ISO 27701 dan ISO 42001 menjadi landasan tata kelola untuk menjamin bahwa data nasabah dikelola secara profesional sesuai dengan praktik terbaik internasional. Di samping itu, pengelolaan AI yang tertata dengan standar global memperkuat keyakinan publik terhadap pemanfaatan teknologi canggih di sektor perbankan.

Dampak terhadap Layanan Nasabah dan Bisnis
Dengan kedua sertifikasi ini, BCA berharap dapat memberikan layanan perbankan yang lebih aman, andal, dan inovatif kepada seluruh nasabahnya. Keduanya menjadi salah satu alat ukur kredibilitas institusi dalam melindungi data serta memastikan teknologi yang digunakan tidak hanya mendukung kegiatan operasional tetapi juga mematuhi prinsip-prinsip etika digital.

Pencapaian ini juga menjadi kabar positif di tengah meningkatnya kebutuhan nasabah akan layanan digital yang cepat, praktis, namun tetap memperhatikan aspek keamanan dan privasi, terutama di lingkungan yang semakin mengandalkan teknologi digital dan AI untuk berbagai solusi keuangan.

Sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia, BCA terus memperkuat posisi strategisnya dengan memadukan inovasi teknologi kelas dunia dan komitmen terhadap perlindungan nasabah. Dua sertifikasi internasional ini menjadi bukti nyata bahwa fokus BCA pada tata kelola teknologi dan data adalah bagian dari strategi jangka panjang untuk menghadirkan layanan yang unggul dan terpercaya di era digital saat ini dan mendatang.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index